Kamu untuk Suamimu

Islam mengharamkan wanita berdandan tidak di depan suaminya 

{وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى } [الأحزاب: 33]

Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu”. (QS. Al-Ahzab: 33) 

Maksud berhiasnya orang-orang jahiliyyah adalah: 

1. Seorang wanita berjalan di depan para lelaki, ini adalah pendapatnya Mujahid rahimahullah (ulama tafsir generasi tabi’ie). 

2. Para wanita jahiliyah jika keluar rumah berjalan dengan gaya melenggak lenggok dan genit. ini adalah pendapatnya Qatadah rahimahullah (ulama tafsir generasi tabi’ie). 

3. Seorang wanita meletakkan penutup kepala di atas kepalanya dan tidak diikat, maka terlihatlah kalungnya, antingnya dan lehernya, terlihat seluruh bagian itu. Ini adalah pendapat Muqatil bin Hayyan rahimahullah. (Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir ketika menafsiri ayat ini) 

Bandingkan dengan wanita modern zaman sekarang…. 

1. Wanita sudah tidak malu, justru bangga mejeng di depan para lelaki, memamerkan foto-fotonya, dst…. 

2. Zaman modern melegalkan wanita melenggak lenggok dan genit, di atas cat walk, ajang pencari bakat, sinetron, dst… 

3. Wanita modern sekarang melebihi larangan kebiasaan wanita jahiliyah yang hanya menutup kepala dan memperlihatkan kalung di dadanya; memakai pakaian yang membentuk lekuk badannya (meskipun pakai jilbab), menggunakan pakaian anak sekolah SD atau bahan yang belum jadi, dan seterusnya… 

Dan semua itu dilakukan dengan penuh kesadaran tapi juga karena kejahilannya akan agama Islam, wal ‘iyadzu billah.[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s