inna lilahi wa inna ilaihi raji’un

Di suatu pagi, ada dua orang penjual peuyeum memanggul barang dagangannya untuk dijual di kota. Mereka berdua adalah saudara kembar, Ahmad dan Hamad. Seperti hari-hari biasanya, mereka berjalan, dari rumahnya di desa untuk mencapai pangkalan angkodes (angkutan pedesaan). Jalan setapak, jalan kampung, melewati pematang sawah.

Saat mereka berdua menyusuri punggung sawah, Ahmad tergelincir. Dua bakul yang dipikul dipundaknya terpelanting ke sawah nan becek. Isinya, peuyeum siap jual berhamburan, bercampur basah tanah sawah. Hati Ahmad sedih. Hari ini dia tidak jadi mendapatkan rezki, dagangannya tidak laik jual. Tapi dia bersabar, inna lilahi wa inna ilaihi raji’un.

Hamad merasa iba. Tapi dia harus tetap melanjutkan perjalanan. Ditinggalnya Ahmad kembali ke rumah, Hamad meneruskan berdagang.

Begitu ramai tampaknya hari ini. Angkodes berpintu belakang sedikit menyembul, beberapa tongkat panggul bakul tersembul. Hamad berdoa di dalam hati dan duduk bersama orang-orang desa lainnya hendak ke pasar kota.

Angkodes laju jalannya. Meliuk-liuk menari mengikuti jalan berbukit, menurun berkelok. Si sopir telah cukup berpengalaman. Kadang direndahkan lajunya sejenak oleh rombongan ana-anak sekolah atau kerbau yang dicocok empunya hendak ke sawah.

Saat angkodes akan berbelok ke kiri, sopir lalai. Remnya tak kuat menahan laju kendaraan yang terlanjur cepat. Angkodes tak terkendali, batas pinggir jalan penutup jurang terlalui. Bersama isinya, angkodes terperosok ke dalam jurang. Diperkirakan tidak ada yang selamat, termasuk Hamad, saudara kembar Ahmad yang batal berangkat bersamanya. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. (NN)

****

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” (QS. Al-Mulk: 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s