Kedudukan As-Sunnah

Bab Tentang Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam

As-Sunnah menurut bahasa adalah at-thariqah  (metode, cara) [lihat hadits Al-Bukhari no. 3456 dan Muslim no. 2669]

Menurut istilah, As-Sunnah adalah perkataan, perbuatan dan ketetapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang mengandung hal-hal wajib dan mustahab (disukai/disunnahkan).

As-Sunnah merupakan sumber ajaran Islam yang kedua dalam hal bilangan, tetapi bukan dalam urutan (at-tartib). Karena kedudukannya jika benar datangnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sama dengan Al-Qur`an.

Bedanya, Al-Qur`an hanya dilihat dari benarnya petunjuk untuk sebuah hukum, sedangkan dalam As-Sunnah dilihat dari dua aspek; pertama, validasi asal datangnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kedua, tepatnya petunjuk untuk sebuah hukum. Oleh karenanya, mengambil dalil dari as-Sunnah membutuhkan usaha yang lebih banyak daripada Al-Qur`an, ini karena Al-Qur`an telah dijamin keotentikannya dan tidak ada keraguan periwayatannya, sementara As-Sunnah harus diteliti benar-benar apakah berasal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atau bukan.

[Syarh Al-Aqidah Al-Wasithiyah oleh Syaikh Muhammad Shalih Al-Usaimin]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s